Erastus Sabdono awam
[search 0]
lebih

Download the App!

show episodes
 
Loading …
show series
 
Unsur keempat dalam keselamatan adalah respons individu. Ini penting sekali. Keselamatan dapat dimiliki atau terwujud dalam hidup seseorang, bukan sepihak tindakan Tuhan melainkan menuntut respons individu yang memadai. “Yang memadai.” Ini kalimat sering tidak diikutsertakan, lalu orang suka-suka, membuat harga sendiri. Ini masalahnya. Karena kesel…
 
Penciptaan manusia berbeda dengan makhluk lain. Makanya standar hidup kita tidak seperti binatang. Kalau binatang, makan-minum, besok mati, selesai. Hari ini hidup, besok mati, dikubur, selesai. Penciptaannya berbeda dengan manusia. Karena manusia waktu diciptakan, Allah menaruh nafas-Nya, meniup nishmat chayyim ke dalam hidung. Dan manusia menjadi…
 
Sering dalam berdoa, tanpa disadari kita meminta sesuatu kepada Tuhan yang tidak perlu, atau meminta dengan pengertian yang salah, yaitu menyerahkan tanggung jawab kita kepada Tuhan dengan maksud agar Tuhan mengambil alih bagian yang sebenarnya merupakan tugas dan tanggung jawab kita. Sering tanpa kita sadari, kita mau menyerahkan tanggung jawab ki…
 
Orang yang menghayati bahwa dirinya adalah makhluk kekal, pasti ia akan berurusan dengan Allah agar karakternya menjadi baik; makin sempurna seperti Bapa, menjadi serupa dengan Yesus. Walaupun penampilan tidak cantik di mata manusia, pendidikan rendah, ekonominya lemah, tidak masalah. Tapi manusia batiniahnya cantik dan mulia, dan bisa diperhitungk…
 
Kalau manusia bisa mempersiapkan diri menghadapi hari esok—misalnya untuk masalah kesehatan, mobil, pabrik yang bisa terbakar, rumah yang terkena musibah—dengan ikut apa yang kita kenal dengan sebutan “asuransi,” mengapa kita tidak lebih mempersiapkan diri dalam kepastian bahwa kalau segala sesuatu terjadi—apakah itu perang, gempa, huru-hara, atau …
 
Keselamatan merupakan usaha Tuhan dalam proses yang bertahap untuk mengembalikan umat pilihan, karena tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi umat pilihan. Dikembalikan ke rancangan Allah semula, dimana dalam proses yang bertahap itu, umat pilihan harus memberi respons yang memadai. Jadi, di dalam keselamatan terdapat unsur-unsur penting yang…
 
Kalau kita membaca tulisan rasul-rasul yang dikenal sebagai “surat pastoral,” terutama tulisan Rasul Paulus, kita dapat menemukan dan melihat dengan jelas prinsip-prinsip hidup dan filosofi-filosofi mereka, disertai dengan kesaksian-kesaksian hidupnya. Maka, kita dapat melihat potret atau wajah kehidupan para pengikut Kristus ini. Namun kalau kemud…
 
Salah satu penyesatan atau pembodohan yang berhasil dilakukan oleh kuasa gelap adalah membuat banyak orang Kristen menganggap bahwa percaya kepada Yesus itu sesuatu yang mudah. Hal ini juga tentunya terjadi selain dalam khotbah-khotbah dan pengajaran yang tidak sesuai dengan kebenaran orisinal Alkitab, juga akibat pengaruh dari berbagai ajaran di s…
 
Roma 3:4 mengatakan, “Sekali-kali tidak. Sebaliknya, Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong. Seperti ada tertulis: supaya engkau ternyata benar dalam segala firman-Mu, dan menang jika Engkau dihakimi.” Kata “pembohong” di dalam bahasa aslinya adalah pseustēs (ψεύστης), yang artinya seorang yang tidak setia, atau juga bisa berarti seorang y…
 
Kalau kita membaca Injil Matius 19:21-23, kita menemukan orang kaya yang mau mengikut Yesus, tetapi akhirnya gagal karena tidak mau memenuhi apa yang Tuhan perintahkan; “Jual segala milikmu, bagikan kepada orang miskin. Datanglah ke mari, ikutlah Aku.” Ia tidak mengalami perubahan karena menolak apa yang diperintahkan Tuhan. Tetapi perhatikan ketik…
 
Orang Yahudi punya tatanan; tatanan ekonomi, sosial, dan politik. Semua ada di dalam hukum mereka. Jadi, hukum Tuhan itu menyatu dengan hukum negara, karena hukum negara itulah hukum-hukum yang lahir dari Taurat, apalagi khususnya pada zaman Yesus. Maka, ada pemerintahan imam-imam yang tidak kalah dominannya dengan pemerintahan politik. Sehingga se…
 
Di dalam Matius 7:21-23 Tuhan berkata, “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan …
 
Kepedulian terhadap dunia ini akan membuat seseorang terhanyut, sehingga tidak lagi memedulikan hal-hal rohani atau perkara-perkara yang di atas. Kita harus memilih, kepada apa atau siapa hidup kita diarahkan. Kita harus memilih, apakah sungguh-sungguh 100% mempersiapkan diri untuk kehidupan yang akan datang, atau mengurangi? Tidak boleh dan tidak …
 
Kebenaran yang paling prinsip dalam hidup kekristenan adalah bahwa keselamatan ditentukan oleh percaya kepada Tuhan Yesus, atau diperoleh karena percaya kepada Tuhan Yesus. Percaya; hal yang sangat dan bisa dikatakan paling prinsip dalam hidup kekristenan, sebab hanya dengan percaya kepada Tuhan Yesus, seseorang dapat diselamatkan. Penyesatan yang …
 
Orang yang tidak memahami pertanggungan jawab dan tidak memahami adanya pengadilan Tuhan adalah orang yang sembarangan hidup. Mereka berpikir hidup ini gratis. Kita, orang percaya, dipanggil untuk mengenal Juruselamat yang benar, mengenal Allah satu-satunya yang benar yaitu Yahweh Elohim atau Allah Yahweh. Kita mendapat tuntutan yang lebih tinggi d…
 
Kita harus memiliki perasaan krisis melihat dunia yang menuju kegelapan. Sebab, api kekal dan keterpisahan dari Allah sangat mengerikan. Dan itulah yang harus paling kita takuti. Seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus dalam Matius 10:28, “Jangan takut kepada apa yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa atau membunuh tubu…
 
Bagaimana seseorang bisa membuktikan kesuciannya kepada Tuhan; bagaimana seseorang bisa membuktikan kesetiaannya kepada Tuhan? Melalui persoalan hidup. Jadi kalau seseorang mau mencari perkenanan Tuhan lalu pergi ke tengah hutan, semedi atau bertapa, sejatinya dia tidak menggunakan media yang ada untuk betul-betul menjadi anak kesukaan Allah, menja…
 
Satu hal yang pasti akan kita alami adalah suatu hari nanti kita akan menghadap Tuhan. Ini adalah hal yang tidak mungkin tidak terjadi. Pernahkah kita sungguh-sungguh membayangkan jika kita bertemu dengan Tuhan, bagaimana keadaan waktu itu? Bagaimana perasaan kita? Jangan kita berkata “itu urusan nanti.” Ini adalah cara pandang yang salah; pemikira…
 
Loading …

Panduan Rujukan Pantas

Podcast Teratas
Google login Twitter login Classic login