Artwork

Kandungan disediakan oleh KBR Prime. Semua kandungan podcast termasuk episod, grafik dan perihalan podcast dimuat naik dan disediakan terus oleh KBR Prime atau rakan kongsi platform podcast mereka. Jika anda percaya seseorang menggunakan karya berhak cipta anda tanpa kebenaran anda, anda boleh mengikuti proses yang digariskan di sini https://ms.player.fm/legal.
Player FM - Aplikasi Podcast
Pergi ke luar talian dengan aplikasi Player FM !

Sejumlah Petugas KPPS Meninggal Jalankan Tugas

31:05
 
Kongsi
 

Manage episode 401721420 series 3127068
Kandungan disediakan oleh KBR Prime. Semua kandungan podcast termasuk episod, grafik dan perihalan podcast dimuat naik dan disediakan terus oleh KBR Prime atau rakan kongsi platform podcast mereka. Jika anda percaya seseorang menggunakan karya berhak cipta anda tanpa kebenaran anda, anda boleh mengikuti proses yang digariskan di sini https://ms.player.fm/legal.

Kementerian Kesehatan mencatat 29 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 meninggal dunia, dari total 57 petugas Pemilu 2024 meninggal. Data ini dikumpulkan dari 10-17 Februari 2024.

Kalau kita menilik ke daerah, sebut saja di Garut, Jawa Barat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menyebut seorang petugas KPPS yang meninggal setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit umum.

Salah satu penyebab kematiannya diduga lantaran kelelahan ketika bertugas dari 14-15 Februari 2024. Saat melaksanakan tugas perhitungan suara, petugas ini pingsan, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kalau di Sumatera Utara, dikabarkan ada 2 orang pelaksana pemilu meninggal dan 266 orang sakit. Di Jawa Barat, ada 1.335 anggota KPPS yang sakit dan 6 diantaranya meninggal.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menganggap, kematian petugas KPPS selama penyelenggaraan Pemilu 2024 sebagai pahlawan demokrasi. Lantaran mereka sangat bertanggung jawab, melaksanakan tugasnya. Tercatat ada 1 petugas KPPS di Bandung meninggal dan 9 lainnya masuk rumah sakit.

Sementara Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, pihaknya menyiapkan santunan kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Pemilu 2024. Uang sebesar Rp36 juta akan diberikan sebagai santunan kecelakaan kerja dan 10 juta sebagai bantuan biaya pemakaman.

Sayangnya, kematian petugas KPPS di pesta demokrasi ini bukanlah kali pertama. Sebut saja di 2019, tercatat ada 895 pertugas yang meninggal. Lalu lebih dari 5.000 orang mengalami sakit. Lantas bagaimana evaluasi agar tak ada lagi petugas pemilu kehilangan nyawa demi kawal suara?

Soal hal ini yuk kita bincangkan bersama dengan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustyati. Simak juga pernyataan dari Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik dan Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam soal hal ini.

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

  continue reading

1330 episod

Artwork
iconKongsi
 
Manage episode 401721420 series 3127068
Kandungan disediakan oleh KBR Prime. Semua kandungan podcast termasuk episod, grafik dan perihalan podcast dimuat naik dan disediakan terus oleh KBR Prime atau rakan kongsi platform podcast mereka. Jika anda percaya seseorang menggunakan karya berhak cipta anda tanpa kebenaran anda, anda boleh mengikuti proses yang digariskan di sini https://ms.player.fm/legal.

Kementerian Kesehatan mencatat 29 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 meninggal dunia, dari total 57 petugas Pemilu 2024 meninggal. Data ini dikumpulkan dari 10-17 Februari 2024.

Kalau kita menilik ke daerah, sebut saja di Garut, Jawa Barat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menyebut seorang petugas KPPS yang meninggal setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit umum.

Salah satu penyebab kematiannya diduga lantaran kelelahan ketika bertugas dari 14-15 Februari 2024. Saat melaksanakan tugas perhitungan suara, petugas ini pingsan, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kalau di Sumatera Utara, dikabarkan ada 2 orang pelaksana pemilu meninggal dan 266 orang sakit. Di Jawa Barat, ada 1.335 anggota KPPS yang sakit dan 6 diantaranya meninggal.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menganggap, kematian petugas KPPS selama penyelenggaraan Pemilu 2024 sebagai pahlawan demokrasi. Lantaran mereka sangat bertanggung jawab, melaksanakan tugasnya. Tercatat ada 1 petugas KPPS di Bandung meninggal dan 9 lainnya masuk rumah sakit.

Sementara Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, pihaknya menyiapkan santunan kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Pemilu 2024. Uang sebesar Rp36 juta akan diberikan sebagai santunan kecelakaan kerja dan 10 juta sebagai bantuan biaya pemakaman.

Sayangnya, kematian petugas KPPS di pesta demokrasi ini bukanlah kali pertama. Sebut saja di 2019, tercatat ada 895 pertugas yang meninggal. Lalu lebih dari 5.000 orang mengalami sakit. Lantas bagaimana evaluasi agar tak ada lagi petugas pemilu kehilangan nyawa demi kawal suara?

Soal hal ini yuk kita bincangkan bersama dengan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustyati. Simak juga pernyataan dari Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik dan Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam soal hal ini.

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

  continue reading

1330 episod

Semua episod

×
 
Loading …

Selamat datang ke Player FM

Player FM mengimbas laman-laman web bagi podcast berkualiti tinggi untuk anda nikmati sekarang. Ia merupakan aplikasi podcast terbaik dan berfungsi untuk Android, iPhone, dan web. Daftar untuk melaraskan langganan merentasi peranti.

 

Panduan Rujukan Pantas

Podcast Teratas