E55: “Berjaga-Jaga Untuk Kedatangan Tuhan Yesus”, 1 Tesalonika 5:1-11.

37:13
 
Kongsi
 

Manage episode 286116531 series 2871281
Oleh Lydia Usun Ngimat ditemui oleh Player FM dan komuniti kami - hak cipta dimiliki oleh penerbit, bukan Player FM, dan audio distrim secara langsung dari pelayan mereka. Tekan butang Langgan untuk mengesan kemas kini di Player FM, atau tampal suapan URL ke dalam aplikasi podcast lain.

[Kebaktian Hari Ahad 31 Januari 2021]

Shalom. Selamat beribadah kepada semua umat Tuhan, di mana pun anda berada ketika ini. Pagi ini saya membawa kita membaca dan diperingatkan oleh Firman Allah dari 1 Tesalonika 5:1-11. Tema perbualan kita, “Berjaga-jaga Untuk Kedatangan Tuhan Yesus.”

[Pengenalan]

Bila kita berbicara tentang kedatangan Tuhan; ada pelbagai respon terhadap berita ini.

Mari kita melihat beberapa perkara yang dapat kita pelajari dari Firman Tuhan yang kita telah baca bersama. Ada dua golongan yang disebut dalam petikan ini. Orang percaya dan orang yang tidak percaya.

A. Orang Percaya

1. Orang percaya sudah tahu tentang kedatangan Tuhan, ayat 1-2.

Matius 24:42, “karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhan-mu datang.”

2. Orang percaya hidup dalam terang, sentiasa berjaga-jaga dan bersedia, ayat 4-6.

Yudas 1:2, “peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.”

Filipi 3: 13b, “aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus”.

3. Orang percaya tidak ditetapkan Allah untuk ditimpa murka-Nya tetapi beroleh keselamatan oleh Yesus Keristus Tuhan kita, baik kita mati atau masih hidup kita hidup bersama-sama Tuhan Yesus, ayat 9-10.

Filipi 1: 21, “ karena bagi ku hidup adalah adalah Krsitus dan mati adalah keuntungan”.

4. Kita orang percaya harus saling menasihati satu dengan lain dan saling membangun seperti yang kita sedang buat, ayat 11.

B. Orang Tidak Percaya

1. Orang yang tidak percaya tidak dapat melepaskan diri dari kebinasaan, ayat 3.

Yohanes 3:17-18, “sebab Allah mengutus Anak-Nya kedalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan di hukum, barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama anak tunggal Allah”.

2. Orang yang tidak percaya hidup dalam kegelapan, mereka tidur dan mabuk, ayat 7.

1 Yohanes 2:15-17, “janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada didalam orang itu. Sebab semua yang ada dalam dunia, yaitu keinginan daging, keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.”

[Penutup]

1. Mari kita terus saling membangun iman satu dengan yang lain.

Galatia 6: 9-10, “janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman”.

2. Peluang pertobatan bagi orang yang tidak percaya.

2 Peterus 3:9-10, “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia mengkehendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada diatasnya akan hilang lenyap.

Audio mesej sepenuh boleh didengar dilink podcast yang diberi.

Terima kasih. Tuhan memberkati.

Lydia.

--- Send in a voice message: https://anchor.fm/lydia341/message

75 episod