Artwork

Kandungan disediakan oleh KBR Prime. Semua kandungan podcast termasuk episod, grafik dan perihalan podcast dimuat naik dan disediakan terus oleh KBR Prime atau rakan kongsi platform podcast mereka. Jika anda percaya seseorang menggunakan karya berhak cipta anda tanpa kebenaran anda, anda boleh mengikuti proses yang digariskan di sini https://ms.player.fm/legal.
Player FM - Aplikasi Podcast
Pergi ke luar talian dengan aplikasi Player FM !

Seluk Beluk AI Dipakai Kampanye

21:44
 
Kongsi
 

Manage episode 377876347 series 3127068
Kandungan disediakan oleh KBR Prime. Semua kandungan podcast termasuk episod, grafik dan perihalan podcast dimuat naik dan disediakan terus oleh KBR Prime atau rakan kongsi platform podcast mereka. Jika anda percaya seseorang menggunakan karya berhak cipta anda tanpa kebenaran anda, anda boleh mengikuti proses yang digariskan di sini https://ms.player.fm/legal.

Penggunaan teknologi artificial inteligence (AI) sudah merambah juga ke politik. Seperti contohnya penggunaan AI dalam kampanye jelang pemilu 2024.

Kecerdasan buatan atau AI dinilai dapat membantu mereka yang maju dalam pemilu saat berkampanye.

Peraturan Komisi Pemilihan Umum atau PKPU Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, saat ini belum mengatur mengenai penggunaan kecerdasan buatan saat kampanye. Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi akan mengatur kampanye partai politik yang melibatkan teknologi AI di media sosial.

Namun disamping manfaat kemudahan dan keefektifannya, teknologi kecerdasan buatan ini juga dikhawatirkan membawa dampak negatif. Apa saja sih plus minus penggunaan artificial inteligence ini?

Kita bakal bahas lebih lanjut bersama dengan Jhon Ias Ganesa Simamora, Founder Vodem.id (Voice of Democracy Indonesia). Simak juga pernyataan dari Khoirunnisa Nur Agustyati, Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan Berry Juliandi, Anggota Luar Biasa Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

  continue reading

1298 episod

Artwork
iconKongsi
 
Manage episode 377876347 series 3127068
Kandungan disediakan oleh KBR Prime. Semua kandungan podcast termasuk episod, grafik dan perihalan podcast dimuat naik dan disediakan terus oleh KBR Prime atau rakan kongsi platform podcast mereka. Jika anda percaya seseorang menggunakan karya berhak cipta anda tanpa kebenaran anda, anda boleh mengikuti proses yang digariskan di sini https://ms.player.fm/legal.

Penggunaan teknologi artificial inteligence (AI) sudah merambah juga ke politik. Seperti contohnya penggunaan AI dalam kampanye jelang pemilu 2024.

Kecerdasan buatan atau AI dinilai dapat membantu mereka yang maju dalam pemilu saat berkampanye.

Peraturan Komisi Pemilihan Umum atau PKPU Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, saat ini belum mengatur mengenai penggunaan kecerdasan buatan saat kampanye. Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi akan mengatur kampanye partai politik yang melibatkan teknologi AI di media sosial.

Namun disamping manfaat kemudahan dan keefektifannya, teknologi kecerdasan buatan ini juga dikhawatirkan membawa dampak negatif. Apa saja sih plus minus penggunaan artificial inteligence ini?

Kita bakal bahas lebih lanjut bersama dengan Jhon Ias Ganesa Simamora, Founder Vodem.id (Voice of Democracy Indonesia). Simak juga pernyataan dari Khoirunnisa Nur Agustyati, Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan Berry Juliandi, Anggota Luar Biasa Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

  continue reading

1298 episod

Semua episod

×
 
Loading …

Selamat datang ke Player FM

Player FM mengimbas laman-laman web bagi podcast berkualiti tinggi untuk anda nikmati sekarang. Ia merupakan aplikasi podcast terbaik dan berfungsi untuk Android, iPhone, dan web. Daftar untuk melaraskan langganan merentasi peranti.

 

Panduan Rujukan Pantas

Podcast Teratas