Erastus Sabdono awam
[search 0]
lebih

Download the App!

show episodes
 
Loading …
show series
 
Keberkenanan di hadapan Allah adalah sesuatu yang bersifat progresif. Seiring dengan bertambahnya usia biologis atau perjalanan hidup kekristenan, seseorang harus semakin berkenan kepada Allah atau yang sama dengan semakin mengambil bagian dalam kekudusan Allah (Ibr. 12:9-10). Oleh karena merasa sudah diperdamaikan dengan Allah berdasarkan pengerti…
 
Dalam Roma 14:17 tertulis: “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” Kalimat “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman,” tidak dapat diartikan bahwa berarti di dalam Kerajaan Surga tidak ada makan dan minum. Yesus sendiri mengatakan bahwa di dalam Kera…
 
Pada kenyataannya, sebagian besar orang Kristen telah tertawan oleh dunia ini dalam percintaan dunia sehingga tidak merindukan pulang ke tanah air (homeland). Hati mereka telah tertawan oleh kenikmatan hidup di bumi. Hal ini terjadi khususnya di dalam kehidupan mereka yang sukses dalam bisnis, karier, studi, keluarga, dan memiliki berbagai fasilita…
 
Sarana perdamaian dengan Allah adalah Yesus Kristus. Tidak ada jalan perdamaian dengan Allah kecuali melalui Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah satu-satunya anugerah bagi keselamatan semua manusia, diberikan dengan cuma-cuma, bukan karena perbuatan baik. Itulah sebabnya Paulus menyatakan agar kita tidak memegahkan diri (Ef. 2:8-9). Tetapi, terwuju…
 
Dalam 2 Korintus 5:19-20 tertulis: “Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: ber…
 
Dalam Roma 5:10-11 tertulis: “Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian…
 
Dalam Roma 5:10 firman Tuhan mengatakan, “Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!” Apa yang dimaksud dengan kalimat “lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-…
 
Orang yang masih mencari kebahagiaan dari dunia ini tidak akan bisa setia kepada Allah, mereka menjadikan dirinya musuh Allah. Dengan demikian, mereka tidak mungkin dapat hidup dalam perdamaian dengan Allah. Orang percaya yang berhenti mencari kebahagiaan dari dunia ini akan sangat giat mencari kebahagiaan hanya dari Tuhan. Orang yang berhenti menc…
 
Untuk memahami lebih lengkap mengenai hal “berdamai dengan Allah,” kita harus memahami pengertian kata “damai.” Kata “damai” bisa memiliki banyak arti. Pertama, sebuah keadaan tenang, biasanya menunjuk tempat yang tidak ada kegaduhan, tempat di mana tidak ada keributan, tidak ada perang, tidak ada perselisihan; keadaan aman, tidak ada ancaman. Kedu…
 
Tidak bisa tidak, dengan berusaha hidup dalam perdamaian dengan Allah—dimana kita berusaha untuk sempurna seperti Bapa atau serupa dengan Yesus—maka kita memiliki kualitas hidup yang luar biasa. Oleh karenanya Yesus berkata, “hidup keagamaanmu harus lebih dari hidup keagamaan ahli Taurat dan orang Farisi” (Mat. 5:20). Jika tidak, maka tidak masuk s…
 
Banyak orang Kristen yang berpandangan bahwa kematian Yesus di kayu salib secara otomatis telah memperdamaikan dirinya dengan Allah. Ini sebenarnya sama dengan pandangan bahwa mengakui “Yesus mati di kayu salib menebus dosa manusia, maka secara otomatis mereka sudah berdamai dengan Allah. Ini berarti semua orang Kristen yang merasa sudah percaya ke…
 
Loading …

Panduan Rujukan Pantas

Podcast Teratas
Google login Twitter login Classic login