Cell awam
[search 0]
lebih

Download the App!

show episodes
 
Loading …
show series
 
Pengetahuan ilmuwan sebelumnya hanya meyakini dua spesies manusia yang datang ke Indonesia - yakni manusia purba atau Homo erectus (berdasarkan riset terbaru sekitar 1,3 juta - 600 ribu tahun lalu), dan juga manusia modern atau Homo sapiens (mulai sekitar 70 ribu tahun lalu) Namun, hal tersebut berubah sejak 2004 ketika sebuah tim Indonesia-Austral…
 
Salah satu metode pengobatan yang kini sedang banyak diteliti untuk menyembuhkan berbagai penyakit manusia adalah terapi stem cell, atau “sel punca”. Stem cell adalah sel yang memiliki kemampuan untuk regenerasi dan bahkan berkembang menjadi berbagai sel khusus seperti sel otak dan hati. Ini membuat stem cell memiliki potensi tinggi dalam memulihka…
 
Sejak tahun 1915, ketika Albert Einstein menerbitkan sebuah konsep yang dikenal dengan Teori Relativitas Umum - seperangkat rumus yang menjelaskan cara kerja gravitasi dan hubungannya dengan pergerakan cahaya serta berbagai benda di alam semesta - ilmu fisika modern telah mengalami perkembangan yang sangat pesat.Salah satu cabang ilmu fisika terseb…
 
Di masa depan, elektrifikasi dan pengembangan energi terbarukan menjadi semakin penting. Berbagai negara di dunia termasuk Indonesia kini mencari berbagai cara untuk mendukung infrastruktur dan transportasi dengan energi yang semakin hijau, semakin efisien, dan semakin tahan lama. Kementerian Perindustrian, misalnya, menargetkan produksi kendaraan …
 
Orang utan adalah spesies primata yang populasinya terancam secara kritis. Di Borneo, misalnya, riset memperkirakan terjadi kehilangan 100.000 orang utan - atau sekitar 50% populasi mereka - dari 1999 hingga 2015. Namun, suatu hal yang jarang diketahui adalah bahwa orang utan merupakan spesies kera besar yang paling soliter. Setelah 6 atau 7 tahun …
 
Di Indonesia, setidaknya 640.000 orang mengidap HIV/AIDS pada 2018, dengan lebih dari 70.000 infeksi baru per tahunnya. Dalam upaya mencegah penyebaran AIDS di Indonesia, peneliti seringkali melacak perbedaan DNA atau 'genom' dari virus HIV. Ini dilakukan karena seiring waktu dan seiring menyebar ke berbagai negara, virus HIV bisa bermutasi atau ba…
 
Sebelum terjadi pandemi COVID-19, pada tahun 2019 terdapat 1,5 miliar turis internasional, naik hampir dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Aktivitas turisme ini dipicu salah satunya oleh berbagai hal mulai dari semakin berkembangnya tujuan wisata di dunia hingga banyaknya berbagai lokasi ikonik yang muncul di film. Hal ini kemudian mendorong mu…
 
Lalu lintas kendaraan di Jakarta merupakah salah satu yang paling padat di dunia. Sepanjang 2019, misalnya, waktu yang terbuang di jalanan karena kemacetan lebih dari 174 jam atau sekitar 7 hari per orang. Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), produktivitas yang hilang akibat kemacetan ini setara dengan Rp 67,5 tr…
 
Di Indonesia, pernikahan anak adalah masalah yang serius. Pada tahun 2018, misalnya, tercatat 11,21% perempuan di Indonesia menikah sebelum menginjak usia 18 tahun. Angka ini menempatkan Indonesia di antara delapan negara dengan angka pernikahan anak tertinggi di dunia. Selain faktor budaya dan agama, ternyata ada faktor lain yang berkontribusi ter…
 
Organisasi Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 2015 memperkirakan lebih dari 70% limbah air di negara berpendapatan menengah ke bawah - termasuk Indonesia - tidak diolah dengan baik sebelum dibuang ke lingkungan. Sungai Citarum di Jawa Barat, misalnya, menerima lebih dari 340.000 ton limbah air dari sekitar 28…
 
Berbagai studi telah menemukan bahwa rumitnya sistem multipartai dan mekanisme pengawasan checks and balances yang tidak efisien antara eksekutif dan legislatif membuat banyak politikus Indonesia bekerja sama mencari jalan pintas untuk mewujudkan kepentingannya. Masalah sistemik tersebut kemudian melahirkan berbagai skandal korupsi massal seperti k…
 
Pandemi COVID-19 membuat peneliti dari berbagai negara berlomba mencari vaksin. Namun, COVID-19 bukan satu-satunya penyakit yang perlu diberantas - ada kanker, diabetes, dan penyakit lainnya yang juga menunggu kehadiran obat. Salah satu cabang ilmu yang turut berperan besar dalam mendorong penemuan obat tersebut adalah bioinformatika, yang merupaka…
 
The Conversation Indonesia berkolaborasi dengan KBR Media untuk meluncurkan Season 2 dari Podcast Sains Sekitar Kita. Dengarkan berbagai cerita menarik dari peneliti-peneliti terbaik Indonesia dan riset mereka yang menakjubkan. Mengapa bencana alam bisa menyebabkan pernikahan dini? Apa bedanya gaya korupsi orang Indonesia dan Amerika? Bagaimana ora…
 
Tahun 1955 Indonesia menggelar pemilu pertamanya. Ilmuwan politik dari Australia Herbert Feith menyebut pemilu kala itu sebagai pemilu yang ultra demokratis. Sejak saat itu sistem pemilu terus berubah tiap ganti pemerintahan. Sampai di 2019, pemilu dilaksanakan serentak untuk memilih presiden dan legislatif. Apakah ini sistem terbaik? Simak di Sain…
 
Orang yang fanatik berlebihan bisa melakukan bias kognitif. Dia hanya mengambil informasi mana yang disuka saja. Gawatnya fanatisme buta masih bisa tumbuh subur di iklim politik yang demokratis. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita bersama Guru Besar Fakultas Psikologi Politik Universitas Indonesia Profesor Hamdi Muluk. Disusun Ikhsan Rahardjo. *Kami…
 
40 persen dari total pemilih pada pemilu 2019 adalah orang muda usia 17 sampai 35 tahun. Tak heran, aneka jurus dikeluarkan politikus untuk meraup sebanyak mungkin lumbung suara muda itu. Ada yang coba ganti gaya agar penampilan terlihat lebih muda sampai menggunakan istilah-istilah kekinian saat bicara di depan publik. Sayang, relasi antara politi…
 
Sains sekitar kita kali ini akan membongkar jurus berpura-pura sakit alias malingering yang kerap digunakan politikus dan koruptor. Disusun Ikhsan Rahardjo. Dibawakan Naomi. Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id…
 
Sains Sekitar Kita kali ini membahas hasil riset Yusti Probowati, profesor psikologi forensik pertama di Indonesia tentang bias para hakim ketika memutus perkara di ruang sidang. Selengkapnya seperti disusun Ikhsan Rahardjo berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast…
 
Sains Sekitar Kita mau mengajak kamu ke perairan Indonesia Timur yang punya banyak harta karun tapi tidak banyak diketahui orang. Simak cerita Yosmina Tapilatu dari Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI kepada Ikhsan Rahardjo, berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@k…
 
Bertahun-tahun bapak-ibu guru bicara di depan kelas tentang rumus-rumus fisika, kimia, dan matematika. Sementara anak-anak pesimistis dengan manfaat pelajaran sains di sekolah. Apa yang salah dengan pendidikan sains kita? Simak penjelasan Intan Suci Nurhati, peneliti iklim dan kelautan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan fisikawan LI…
 
Sains sekitar kita kali ini menghadirkan pionir peneliti kodok dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Apa pentingnya meneliti kodok? Simak kisah yang disusun Ikhsan Rahardjo berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id…
 
Dalam budaya pop, katak atau kodok hanya dianggap hewan jelek jelmaan pangeran yang dikutuk penyihir jahat. Tidak anggun seperti gajah atau karismatik seperti singa. Tapi pasukan katak dan kodok tak pernah lupa menjalankan tugas mulia menjaga rantai makanan. Mereka juga jadi penanda kualitas lingkungan. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita. Ceritanya…
 
Musim hujan telah tiba dan banyak air tergenang di sekitar rumah. Lingkungan kotor seperti itu yang menjadi tempat favorit nyamuk untuk berkembangbiak. Nyamuk malaria menggigit tubuh manusia mulai magrib sampai pagi. Malaria merupakan penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit Plasmodium. Satu gigitan saja bisa menyebabka…
 
Reputasi bakteri memang telanjur jelek. Orang lebih mengenal bakteri sebagai biang keladi berbagai penyakit. Padahal tak semua jahat. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita bersama Dr Puspita Lisdiyanti, peneliti mikrobiologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kam…
 
Banyak ramalan dan penelitian soal kapan dan bagaimana kiamat terjadi. Tapi, tak ada yang menjamin kebenarannya. Mari mengintip skenario kiamat dari teropong astronomi bersama ilmuwan Premana Premadi di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, mela…
 
Sains Sekitar Kita kali ini mengupas penyebab seseorang bisa keracunan makanan. Menghadirkan Dr Puspita Listiyanti, peneliti bakteri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI. Kisahnya disusun Ikhsan Raharjo. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id…
 
Musik metal atau rock secara umum telah dikaitkan dengan bermacam hal negatif. Anda bisa dikira tengah memuja setan lantaran ikut melantunkan lirik Stairways to Heaven milik Led Zeppelin. Atau dicurigai memiliki perilaku agresif sebab kerap mendengar Marilyn Manson. Benarkah musik metal memicu agresi? Simak Sains Sekitar Kita yang disusun Hilman Ha…
 
Meski hidup dengan penyakit ALS yang membatasi gerak tubuh, Premana Premadi pantang menyerah. Nama perempuan astronom pertama di Indonesia ini abadi di antara hampir dua juta asteroid lain di angkasa. Bagaimana mulanya langit memesona Premana Premadi? Simak di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Dibawakan Aisha Rachmansyah. *Kami …
 
Ada yang bilang astronomi adalah ilmu paling tua. Setua nenek moyang kita yang menoleh ke angkasa dan mencari tahu soal hujan, siang, malam, dan bintang yang gemerlapan. Tapi astronomi bukan cuma perkara mencari yang jauh. Dia juga menemukan apa yang paling dekat dengan manusia, dalam keseharian. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita. Disusun Hilman H…
 
Dihidangkan pagi, siang, atau malam, jamu bukan saja nikmat tapi berkhasiat. Tapi benarkah jamu sesakti yang sering kita dengar itu? Simak di Sains Sekitar Kiita. Ceritanya disusun Ikhsan Raharjo. Dibawakan Malika. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id…
 
Bagaimana gula bisa memberikan tenaga, perasaan happy dan mengusir stres? Apa yang terjadi pada tubuh sehingga kita mungkin saja terjebak pada candu manis yang berbahaya? Simak di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Dibawakan Aisha. Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja …
 
Bermain musik klasik dan rock progresif sembari mengajar, meneliti, dan menanggulangi demam berdarah yang mematikan. Semua itu dilakoni dengan gembira. Mari berkenalan dengan Adi Utarini di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Selamat mendengarkan! *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu si…
 
Pemanfaatan energi angin telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu, di sepanjang Sungai Nil di Mesir, misalnya. Juga di Cina. Memasuki abad ke 20 pemanfaatan energi angin mulai populer di Eropa. Tapi nampaknya tidak demikian di indonesia. Apa kita kekurangan angin? Simak Sains Sekitar Kita yang disusun Ikhsan Rahadjo. *Kami ingin mendengar saran dan …
 
Tak perlu dukun, cukup telusuri jejak digital. Segala sesuatu tentang diri Anda begitu mudah diketahui dan tanpa disadari sejumlah pihak mengambil keuntungan. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita, berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id…
 
Para ilmuwan berada ada di ambang penemuan yang mungkin bisa bikin demam berdarah cuma jadi catatan sejarah. Tak perlu lagi penebaran abate, pemberantasan sarang nyamuk, apalagi foging. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita yang disusun Hilman Handoni berikut ini. Selamat mendengarkan! *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang…
 
Meskipun kita tahu fakta keberagaman, sebagian dari kita ragu menoleransinya. Walhasil kemajemukan seringkali malah jadi batu sandungan demokrasi. Peneliti demografi politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Riwanto Tirtosudarmo menyebutnya sebagai disintegration from within. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita. Kisahnya disusun Ikhsan…
 
Sains Sekitar Kita kali ini menghadirkan profil begawan biologi konservasi dan naturalis terbaik yang dimiliki Indonesia: Jatna Supriatna. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Selamat mendengarkan! *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id…
 
Indonesia punya ratusan gunung api dan menjadi negara vulkanik teraktif. Tapi dibalik kengerian itu, ada berkah yang melimpah. Sains Sekitar Kita menghadirkan cerita abu vulkanis nan maut yang berubah jadi malaikat penyelamat para petani. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Dibawakan Malika. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podca…
 
Ada Monster mini di dalam air. Ukurannya kurang dari setengah centimeter. Namanya mikroplastik. Dari mana datangnya? Apa dampaknya bagi manusia? Selengkapnya di SainsSekitar Kita. Ceritanya disusun Ikhsan Rahardjo. Dibawakan Malika. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbr…
 
Dari kapur tulis yang mengantar anak menjadi sarjana hingga bahan baku semen yang menjadi rumah kita, Sains Sekitar Kita menghadirkan cerita tentang pentingnya melindungi bebatuan karst. Ceritanya disusun Hilman Handoni, dibawakan Ajeng Dinanti. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel k…
 
Saatnya memperhatikan kesehatan tidur. Tidur yang tak sekadar menghilangkan rasa kantuk. Apa yang terjadi pada tubuh jika tidur terganggu? Simak penjelasan Andreas Prasadja, anggota American Academy of Sleep Medicine dalam Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni, dibawakan Ibrahim. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait …
 
Sains Sekitar Kita kali ini menghadirkan profil Profesor Sangkot Marzuki, salah seorang jenius yang dimiliki Indonesia. Pakar biologi molekuler paling berpengaruh ini menunjukkan apa PR terbesar Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Ceritanya disusun Ikhsan Raharjo, dibawakan Malika. Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar sara…
 
Apakah eko-wisata sama dengan petualangan wisata alam? Sains Sekitar Kita kali ini mengajak Anda memahami lebih jauh soal konsep eko wisata dan apa saja faktor yang menentukan keberhasilannya. Ceritanya disusun dan dibawakan oleh Hilman Handoni. Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu …
 
Sains Sekitar Kita kali ini mengajak Anda menjelajah karya besar legenda botani kelahiran Belanda, Georgius Everhardus Rumphius. Meski buta, dia tetap ngotot menyelesaikan ribuan halaman hasil penelitian tentang Ambon. Tiga Abad setelah kematiannya, 6 jilid buku itu masih menjadi rujukan para ilmuwan. Ceritanya disusun Ikhsan Rahardjo, dibawakan Ma…
 
Penyebab stunting terdengar sederhana. Padahal stunting bukan cuma perkara kekurangan gizi kronik lantas tubuh-tubuh bayi yang jadi pendek. Apa itu stunting dan bagaimana mengatasinya? Simak penjelasan Ahmad Syafiq, ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesahatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun H…
 
Sains Sekitar Kita kali ini mengajak Anda mengenal lebih dekat sosok Kelelawar, satu-satunya mamalia yang bisa terbang dan beraktivitas pada malam hari dan penyerbuk paling tangguh di jagat raya! Ceritanya disusun Hilman Handoni dan dibawakan Ibrahim Aziz. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, mela…
 
Algoritma mencoba memahami Anda, supaya bisa merekomendasikan film yang mungkin ingin Anda tonton, menu makanan yang Anda suka hingga tujuan liburan. Ketika algoritma membentuk dunia kita, apakah ilmu sosial masih diperlukan? Atau kini menuju kepunahan? Jawabannya di Sains Sekitar Kita yang disusun Ikhsan Rahardjo. Ceritanya dibawakan Ikram Putra. …
 
Loading …

Panduan Rujukan Pantas

Podcast Teratas
Google login Twitter login Classic login